Phoenix Temukan Es di Mars


TUCSON (SINDO) – Wahana antariksa tak berawak Phoenix Mars Landers akhirnya berhasil menemukan es di Mars pada Kamis (31/7).

Temuan ini semakin menguatkan dugaan para ilmuwan bahwa pernah ada jejak kehidupan di Planet Merah itu. Temuan terbaru Phoenix ini ditandai dengan melelehnya gumpalan es yang dipanaskan di laboratorium Phoenix. Sampel tanah meleleh saat dipanggang pada suhu 32 derajat Celsius dan melepaskan molekul-molekul air.

Sebelumnya, pada 25 Mei silam, wahana itu telah beberapa kali melakukan uji coba terhadap kandungan sampel tanah Mars. “Setelah dua kali gagal mengambil tanah kaya es untuk dibawa ke oven Phoenix, para peneliti memutuskan untuk mengumpulkan tanah murni. Di luar dugaan, tanah itu mengandung sedikit es,” kata William Boynton dari University of Arizona yang mengepalai instrumen oven di wahana Phoenix.

Boynton merasa puas karena para ilmuwan dapat menemukan senyawa penting yang dibutuhkan makhluk hidup. Dengan demikian, pandangan bahwa tidak ada kehidupan di Mars kini mulai tergoyahkan. Namun, Boynton belum berani memastikan adanya kehidupan di Mars karena molekul pendukung kehidupan belum ditemukan.

Selain berhasil mendeteksi es, Phoenix menemukan adanya retakan di permukaan Mars. Retakan sepanjang 10 cm tersebut diperkirakan terjadi akibat es yang meleleh lalu menguap atau menyublim. Retakan dilihat dengan membandingkan dua foto yang diambil pada pertengahan Juni dan pada pertengahan Juli. Mike Mellon, salah satu ilmuwan dari Universitas Colorado, AS,yang bekerja untuk misi Phoenix, menyatakan bahwa fenomena tersebut terlihat di bagian permukaan yang disebut Snow Queen.

Guna menjawab berbagai misteri, para ilmuwan akan memperpanjang misi di Mars selama lima minggu hingga 30 September mendatang.Apalagi, semua instrumen pendukung masih berfungsi dengan baik. Misi Phoenix sendiri sebelumnya hanya dicanangkan selama tiga bulan,yakni hingga akhir Agustus.

Misi seharga USD420 juta ini dikembangkan atas kerja sama Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan University of Arizona. Misi yang diluncurkan pada Agustus 2007 itu untuk menindaklanjuti wahana ruang angkasa Odyssey yang pada 2002 merekam kemungkinan adanya kandungan es. (AP/AFP/Rtr/imam gem)

dalam:

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/iptek-sains/phoenix-temukan-es-di-mars.html

Tentang Lukman

orang yang benci, dan dengki padamu akan menuduhmu melakukan kesalahan, bukan kamu melakukan kesalahan, tapi kedengkian orang itu yang menjadikan apa saja salah di matanya. sebab keburukan hatinya itu melahirkan keburukan. sepiteng/ penampung tinja itu selalu mengeluarkan bau busuk, sekalipun kamu berdiri di sampingnya dalam pakaian baru dan minyak wangi mahal, penampung tinja itu tak akan mengomentari dengan bau wangi, tetap saja dia berkomentar dengan bau busuk -mahkota ruhani-
Pos ini dipublikasikan di Berita, DIKNAS, Pendidikan dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s