Turis Kesasar


Turis yang berasal dari Amerika datang pertama kalinya ke Indonesia. Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta lalu ia naik taksi menuju MONAS. Beberapa jam kemudian, supir taksi pun berhenti dan menurunkan turis itu. Karena merasa sudah tiba di tempat tujuannya turis itu pun turun dari taksi tersebut. Namun, karena turis itu baru pertama kalinya datang ke Indonesia ia pun bertanya pada orang yang sedang berjalan untuk meyakinkan apakah dirinya sudah berada di MONAS atau belum…

Turis : “Hello mister??…Apakah benar ini daerah MONAS?” (bertanya dengan terbatah-batah sambil melihat kamus Inggris-Indonesia)

Orang pertama : “Hu uh….” (menjawab dengan polosnya)
turis pun merasa bingung sambil membuka tiap halaman pada kamusnya dan ia tidak menemukan kata “hu uh”………..

hu uh?..hu uh?..hu uh? apa artinya itu (lieur euyyy)…xixixi
karena turis itu merasa belum yakin dengan jawaban orang itu, maka ia bertanya dengan orang yang berbeda….dengan pertanyaan yang sama.

Turis : “Hello mister??… Apakah benar ini daerah MONAS??”
Orang kedua: “Betul”
karena biasanya jika pertanyaannya “Apakah benar” sesuai dengan kamus yang ia punya yang tepat ialah dengan jawaban “benar”…Turis itu pun merasa kurang yakin dengan jawaban orang kedua itu…

Merasa tidak puas dan tidak yakin dengan jawaban orang kedua, ia pun kembali bertanya dengan orang yang ketiga, dengan pertanyaan yang sama.

Turis: “Hello mister??…Apakah benar ini daerah MONAS??”
Orang ketiga: “Iya Benar”
Turis pun bahagia dengan berucap…”Thanx God”,, akhirnya ia mendapatkan jawaban yang sesuai…

Turis itu pun berterimakasih kepada orang ketiga itu, dan ia melontarkan keluhannya kepada orang ketiga itu. Mister, saya merasa senang dengan jawaban mister. Sebelumnya saya bertanya kepada dua orang dengan pertanyaan yang sama dengan mister. “Apakah benar ini daerah MONAS??”….
Orang pertama menjawab “Hu uh”, yang kedua menjawab “Betul” dan mister sendiri menjawab “Benar”. Saya merasa bingung……..
Orang ketiga pun menjawab: “Mister tidak perlu bingung, semua jawaban ketiga-tiganya itu tepat semua”. “Oooo…” (turis pun merasa heran).
“Tapi jawaban itu semua memiliki perbedaan dari segi pendidikannya” (sahut orang ketiga). “Apa yang membedakannya itu mister??” (tanya turis)

“Kalo orang dengan jawaban “Hu..uh”, biasanya ia tamatan Sekolah Dasar (SD)” (kata orang ketiga). “Oooohhh” (ucap si turis).
“Trus, Kalo orang dengan jawaban “Betul”, biasanya ia tamatan SMP atau SMU” (kata orang ketiga). “Ooooohhh (ucap si turis lagi).
“Nah, kalo orang dengan jawaban “Benar”, itu biasanya tamatan SARJANA atau S1 (kata orang ketiga lagi)….

“Oooooohhhhh gitu yah???” (Sahut si turis)
“Jadi, mister ini Tamatan SARJANA yach???” (Tambah si turis)

“HU..UHHH” (jawab orang ketiga tersebut)….

hehehe….=_+

Tentang Lukman

orang yang benci, dan dengki padamu akan menuduhmu melakukan kesalahan, bukan kamu melakukan kesalahan, tapi kedengkian orang itu yang menjadikan apa saja salah di matanya. sebab keburukan hatinya itu melahirkan keburukan. sepiteng/ penampung tinja itu selalu mengeluarkan bau busuk, sekalipun kamu berdiri di sampingnya dalam pakaian baru dan minyak wangi mahal, penampung tinja itu tak akan mengomentari dengan bau wangi, tetap saja dia berkomentar dengan bau busuk -mahkota ruhani-
Pos ini dipublikasikan di Berita, Humor dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s